Rela
"Dimulai dari rasa kagumku, rasa ternyamanku, dan sederhananya aku mencintaimu. Aku rela melepas semua yg setengah mati telah aku genggam. Aku berhenti mulai detik ini."
Hadirnya kamu selalu jadi rentetan cerita tanpa figur yang nyata. Aku menyapa dan mengenalmu hanya lewat tulisan tanpa makna. Sosokmu yang terlihat biasa, kini mulai menjadi hal yang aku semogakan. Maaf, barisan pesanku mungkin sering menjadi pengganggu tidurmu dimalam hari. Sempat terfikir bahwa aku takut untuk jatuh cinta lagi. Bukan karena kau tak menarik atau ada hal lain yg membuatku berpaling. Tapi justru kaulah alasannya, peran yg kau mainkan membuatku jatuh. Sifat dan sikap yang kau tunjukkan membuat dindingku rapuh. Dan kau berhasil datang, membuatku jatuh cinta, lalu melakukan hal yg sama kepada yg lain.
Aku harus berhenti !!
Aku harus berhenti untuk peduli, sebab rasa peduliku akan selalu bernilai seri dengan yg lainnya. Aku harus berhenti berfikir tentangmu, karena sejauh apapun aku berfikir kau dan aku tak pernah bisa menjadi kita. Dan aku harus berhenti menyemogakanmu, sebab diluar sana sudah banyak orang yg melakukan hal sama. Aku harus berhenti, mencintaimu.
Aku harus Rela !!
Aku harus rela melepasmu, bahkan sebelum sempat aku genggam. Pergilah, banyak wanita lain yg jauh lebih sempurna. Berbeda denganku, aku hanya seorang manusia yg hanya sanggup mencintaimu dengan cara sederhana. Aku pergi, sebab aku sadar aku tak pernah sebanding dengan mereka yg sering kau sebut sempurna. Tetaplah berbahagia dengan wanita itu. Maaf, aku yg tak sempurna ini sudah berani mencintai orang yg sempurna sepertimu ❣️
Komentar
Posting Komentar