Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Rela

" Dimulai dari rasa kagumku, rasa ternyamanku, dan sederhananya aku mencintaimu. Aku rela melepas semua yg setengah mati telah aku genggam. Aku berhenti mulai detik ini. " Hadirnya kamu selalu jadi rentetan cerita tanpa figur yang nyata. Aku menyapa dan mengenalmu hanya lewat tulisan tanpa makna. Sosokmu yang terlihat biasa, kini mulai menjadi hal yang aku semogakan. Maaf, barisan pesanku mungkin sering menjadi pengganggu tidurmu dimalam hari. Sempat terfikir bahwa aku takut untuk jatuh cinta lagi. Bukan karena kau tak menarik atau ada hal lain yg membuatku berpaling. Tapi justru kaulah alasannya, peran yg kau mainkan membuatku jatuh. Sifat dan sikap yang kau tunjukkan membuat dindingku rapuh. Dan kau berhasil datang, membuatku jatuh cinta, lalu melakukan hal yg sama kepada yg lain. Aku harus berhenti !! Aku harus berhenti untuk peduli, sebab rasa peduliku akan selalu bernilai seri dengan yg lainnya. Aku harus berhenti berfikir tentangmu, karena sejauh apapun aku berfikir...

Tak sempat melupakan

Waktu begitu berlalu setelah kau memilih untuk pergi, meninggalkan bekas luka, tanpa merasa bersalah. Bukankah kita memulai atas dasar cinta? Atau mungkin hanya aku saja yang merasa?. Mengapa begitu mudah mengakhiri padahal waktu itu kita teramat bahagia. Apa kau tak bahagia? Apa sudah ada seseorang yg mampu merebutmu dariku?. Jika memang seperti itu, baiklah, pergilah. Tujuanmu dia bukan aku. Tak perlu khawatirkan diriku, aku tak selemah yg kau fikirkan. Aku hanya perlu melupakanmu, membuang perasaanku, lalu pergi. Jangan hadir lagi, biarkan aku bahagia hanya dengan kenangan kita. Cerita yg pernah kita harapkan dahulu, berbagai impian telah kita tanam. Namun mungkin, kau memetiknya tak lagi denganku, dengan orang baru yg menggantikanku. Aku hanya bahagia, aku pernah menjadi seseorang yg begitu kau perjuangkan walau kini tak lagi sama. Perasaan seseorang memang bisa berubah, namun tidak dengan kenangan. Sungguh, aku memang mencintaimu. Tapi jatuh cinta yg sangat dalam adalah merelakan...