Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Tak sempat melupakan

Waktu begitu berlalu setelah kau memilih untuk pergi, meninggalkan bekas luka, tanpa merasa bersalah. Bukankah kita memulai atas dasar cinta? Atau mungkin hanya aku saja yang merasa?. Mengapa begitu mudah mengakhiri padahal waktu itu kita teramat bahagia. Apa kau tak bahagia? Apa sudah ada seseorang yg mampu merebutmu dariku?. Jika memang seperti itu, baiklah, pergilah. Tujuanmu dia bukan aku. Tak perlu khawatirkan diriku, aku tak selemah yg kau fikirkan. Aku hanya perlu melupakanmu, membuang perasaanku, lalu pergi. Jangan hadir lagi, biarkan aku bahagia hanya dengan kenangan kita. Cerita yg pernah kita harapkan dahulu, berbagai impian telah kita tanam. Namun mungkin, kau memetiknya tak lagi denganku, dengan orang baru yg menggantikanku. Aku hanya bahagia, aku pernah menjadi seseorang yg begitu kau perjuangkan walau kini tak lagi sama. Perasaan seseorang memang bisa berubah, namun tidak dengan kenangan. Sungguh, aku memang mencintaimu. Tapi jatuh cinta yg sangat dalam adalah merelakan...